2016 Juli

KH Wahid Hasyim

KH. Abdul Wahid Hasyim adalah putra kelima dari pasangan KH. Hasyim Asy’ari dengan Nyai Nafiqah binti Kyai Ilyas. Anak lelaki pertama dari 10 bersaudara ini lahir pada hari Jumat legi, Rabiul Awwal 1333 H, bertepatan dengan 1 Juni 1914 M, ketika di rumahnya sedang ramai dengan pengajian. Wahid Hasyim adalah salah seorang dari sepuluh keturunan… read more »

Syekh Yasin Al-Fadani

Ulama Mekkah yang nenek moyangnya berasal dari Padang Sumatra Barat, adalah sosok ulama Indonesia yang namanya Terukir dengan Tinta Emas karena keluasan ilmu yang dimilikinya. Beliau bergelar “Almusnid Dunya” (ulama ahli sanad dunia), keahlian dalam hal ilmu periwayatan hadist ini, maka banyak para ulama-ulama dunia berbondong-bondong untuk mendapat Ijazah Sanad hadist dari beliau. Bahkan Al-‘Allamah… read more »

KH. Dimyathi Syafi’ie

KH. Dimyathi Syafi’ie lahir tahun 1912 M di desa Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta, putra dari Kyai Syafi’ie. Thobiri adalah nama kecilnya. Saat usia 14 tahun, mulailah ia melalang dalam menimba ilmu agama dan saat itu ia diajak bersama sang kakak (Kiai Maksum) ke tanah Blambangan Banyuwangi. KH Dimyathi ketika masa-masa remaja, ia ingin menuntut ilmu… read more »

KH Muhammad Yunus (Mu’allim Yunus)

Mu’allimin Yunus adalah ulama nomor satu di tanah Betawi Kawasan Bukit Duri setelah beliau barulah yang lainnya. Ia lahir di Jakarta pada 31 November 1914 dengan nama Muhammad Yunus, anak pasangan Muhammad Sholeh dan Napsiah. Ibunya adalah seorang guru agama bagi hampir seluruh warga betawi di bukit duri dan sekitarnya pada saat itu, dengan sapaan… read more »

KH Badrus Salam

Lahir di Desa Tempursari, Kecamatan Klaten, Solo Jateng, pada Tahun 1906. Wafat Sabtu, 9 Muharram 1394 H (2 Februari 1974). Dimakamkan di Pemakaman Umum Kasin, Malang. Pendidikan Ponpes Jamsaren, Solo. Putra/Putri 7 Orang Perjuangan/Pengabdian : Guru Madrasah Muallimin, Jagalan, Mengajar di beberapa masjid, termasuk di Masjid Agung Jami’ Malang, menjadi Imam Rowatib, dan Pengurus Takmir Masjid… read more »

KH. Marzuqi Dahlan

KH. Marzuqi Dahlan lahir tahun 1906 M, di Desa Banjarmelati, sebuah desa di bantaran barat Sungai Brantas, Kota Kediri. Beliau putra bungsu dari empat bersaudara, dari pasangan KH. Dahlan dan Nyai Artimah. Dibawah pengawasan langsung kakeknya (KH. Sholeh Banjarmelati) Gus Zuqi kecil menerima pengajaran dasar-dasar Islam seperti aqidah, tajwid, fiqh, ubudiyah, dll. Pernah satu waktu,… read more »

KH Zaini Mun’im

dilahirkan pada tahun 1906 di Desa Galis Pamekasan Madura. Beliau putera pertama dari dua bersaudara dari pasangan KH. Abdul Mun’im dan Ny. Hj. Hamidah. Beliau (KH. ZAINI MUN’IM) nama kecilnya adalah Abdul Mughni. Pada tubuh beliau mengalir darah Ulama dan Bangsawan. 2. Ayah beliau KH. Abdul Mun’im adalah putera Kiai Mudarik bin Kiai Ismail. Kiai… read more »

KH Abdul Hannan Ma’shum

Beliau dilahirkan di Boto Putih Kecamatan Canggu (± 5 Km Sebelah utara Dusun Kwagean). Dengan nama Hanan dari pasangan Bapak Ma’sum asal Boto Putih dan Ibu Siti Nu’amah (Wafat pada hari Sabtu Malam Ahad tanggal 7 Agustus 1905 atau 2 Jumadil Akhiroh 1426 H.) asal Krecek Pare. Beliau adalah putra ke-4 dari 12 bersaudara, yaitu:… read more »

KH M Arwani Amin Said

Selain dikenal dengan sebutan Kota Kretek, Kudus juga dikenal sebagai Kota Religius atau lebih medasar lagi dikenal dengan sebutan Kota Santri. Pasalnya, banyak di antara santri yang menuntut ilmu di kota yang kharismatik yang menjadi panutan masyarakat sekitar Kudus. Di antara sekian banyak ulama di kota Kudus banyak ulama di kota Kudus yang menjadi tauladan… read more »

KH Ihsan Jampes

Kyai Ihsan ibn Dahlan al-Jampesi atau lebih akrab dipanggil Kyai Ihsan Jampes adalah sosok Kyai yang amat disegani. Dalam usia yang relatif masih muda (sekitar 31 tahun) beliau telah menyusun sebuah kitab Tasawuf yang signifikan, Siraj ath-Thalibin, setebal 800 halaman yang merupakan penjelasan (syarah) dari kitab Minhaj al-Abidin karya Imam al-Ghazali. Kitab ini menjadi salah… read more »

Sidebar